Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Gebuk Mafia, Kepala Bapanas Pastikan Pengawasan Beras Fortifikasi Makin Tajam

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang juga Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan akan terus menindak mafia beras fortifikasi di pasaran selama dua hingga tiga minggu ke depan. Langkah ini diambil untuk melindungi konsumen dari kerugian finansial, karena harga beras fortifikasi umumnya lebih mahal dari beras premium. Amran menyatakan fortifikasi dibuat untuk membantu masyarakat miskin, mencegah stunting, dan mengatasi masalah kurang gizi melalui penambahan vitamin dan mineral. Pengawasan ini sesuai dengan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan dan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2015 tentang Ketahanan Pangan dan Gizi. Sementara itu, Deputi Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Bapanas, Andriko Noto Sutanto, menyatakan pengawasan beras fortifikasi akan terus diperluas. Pemerintah juga menegaskan siapa pun yang terbukti menyalahgunakan program fortifikasi akan diproses secara hukum. Program ini menjadi prioritas nasional dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMN) 2025–2029.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait