Gebuk Mafia, Kepala Bapanas Pastikan Pengawasan Beras Fortifikasi Makin Tajam
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang juga Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan akan terus menindak mafia beras fortifikasi di pasaran selama dua hingga tiga minggu ke depan. Langkah ini diambil untuk melindungi konsumen dari kerugian finansial, karena harga beras fortifikasi umumnya lebih mahal dari beras premium. Amran menyatakan fortifikasi dibuat untuk membantu masyarakat miskin, mencegah stunting, dan mengatasi masalah kurang gizi melalui penambahan vitamin dan mineral. Pengawasan ini sesuai dengan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan dan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2015 tentang Ketahanan Pangan dan Gizi. Sementara itu, Deputi Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Bapanas, Andriko Noto Sutanto, menyatakan pengawasan beras fortifikasi akan terus diperluas. Pemerintah juga menegaskan siapa pun yang terbukti menyalahgunakan program fortifikasi akan diproses secara hukum. Program ini menjadi prioritas nasional dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMN) 2025–2029.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 17.53
Bapanas Selidiki Alasan Beras Fortifikasi Dijual Mahal
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 14.38
Pemerintah Selidiki Beras Fortifikasi Mahal, Klaim Gizi Bakal Diuji!
Liputan6.com · 6 Agustus 2026 pukul 14.30
Target Tiga Pekan, Mentan Siap Gebuk Mafia Beras Fortifikasi
CNBC Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 12.40
Amran Tebar Ancaman, Mau Gebuk Pengusaha Beras Fortifikasi Nakal
Berita terkait
Sikat Habis Mafia Beras Fortifikasi, Mentan Amran: Satu Dua Pekan Kami Tuntaskan
SINDOnews · 3 Agustus 2026 pukul 15.18
Kenapa Beras Fortifikasi Menjamur di Retail Modern?
SINDOnews · 14 Agustus 2026 pukul 19.32
BGN Wajibkan Dapur MBG Borong Ayam dan Telur Peternak Lokal
CNN Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 13.57
Kata-Kata Mendag Saat Angkat Bicara Soal Temuan Beras Fortifikasi
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 13.40