Amran Ungkap Ada Perusahaan Beras Raup Untung Tak Wajar Rp2 Triliun Setiap Bulan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkap adanya dugaan penipuan mutu beras yang melibatkan empat grup perusahaan besar. Praktik manipulasi kualitas beras ini terungkap setelah pengujian laboratorium menunjukkan indikasi kecurangan skala besar di tingkat produsen. Amran menyebut ini sebagai kejahatan ekonomi yang merugikan masyarakat luas.
Dari kalkulasi yang disampaikan Amran, estimasi kerugian konsumen akibat praktik ini mencapai sekitar Rp98 triliun. Keuntungan ilegal yang diraup empat grup perusahaan tersebut diperkirakan mencapai Rp100 triliun dalam omzet total. Salah satu grup korporasi saja disebut mampu mengantongi keuntungan hingga Rp2,08 triliun per bulan atau setara Rp24 triliun per tahun.
Amran menegaskan bahwa yang terlibat adalah empat grup korporasi besar, bukan sekadar empat pabrik penggilingan kecil. Ia mendesak agar praktik ini ditindak tegas karena dinilai bukan sekadar keuntungan bisnis biasa, melainkan bentuk penipuan terhadap konsumen.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 21.16
BULOG Edukasi soal Mutu Beras, Tak Semata Warna yang Putih
Berita terkait
BULOG Edukasi Masyarakat Mengenali Mutu Beras Agar Dapat Informasi yang Tepat
JPNN.com · 1 Agustus 2026 pukul 21.28
Pemerintah Mendalami Mutu, Harga, dan Legalitas Beras Fortifikasi
JPNN.com · 6 Agustus 2026 pukul 06.07
Siap-Siap Beras Fortifikasi Ini Kena Sanksi, Begini Rencana Kemendag
CNBC Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 17.30
BULOG Perkuat Edukasi ke Masyarakat soal Standar Mutu Beras
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 20.11