Amran: Untung Rp 2 T Perusahaan Bukan Bisnis, tapi Rampas Hak Rakyat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Pertanian Amran Sulaiman menanggapi isu viral tentang perusahaan penggilingan beras yang meraup keuntungan Rp 2 triliun per bulan saat musim panen. Analisis tata niaga beras nasional menunjukkan kerugian besar, termasuk Rp 98 triliun dari peredaran beras premium yang tidak sesuai standar dan potensi kerugian konsumen Rp 71,9 triliun per tahun akibat beras fortifikasi yang tidak memenuhi syarat.
Distribusi keuntungan dalam rantai pasok beras timpang. Dari anggaran ketahanan pangan Rp 144,6 triliun tahun 2025, petani hanya menerima Rp 1,87 juta dari alokasi Rp 215 triliun, sementara pengusaha penggilingan memperoleh Rp 259 triliun. Penggilingan skala besar menguasai 40% pasokan gabah meski unitnya sedikit. Tingkat pelanggaran beras premium mencapai 85,56%, dan Satgas Pangan telah menangani 93 kasus mafia pangan dengan 77 tersangka pada periode 2024-2025.
Pemerintah mendorong skema alternatif melalui Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih untuk memangkas rantai distribusi. Untuk beras fortifikasi, pengawasan di DKI Jakarta pada Juni 2026 menemukan hanya 3 dari 15 merek yang memenuhi standar, dengan harga jual jauh di atas harga wajar. Menteri Amran menegaskan akan mengumumkan nama produsen yang melanggar dan mencabut izin mereka, serta meminta penegakan hukum lebih ketat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 30 Juli 2026 pukul 09.48
Mentan Ungkap Untung Penggilingan Rp 2 Triliun Tak Wajar, Merampas Hak Rakyat
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 11.19
Mentan Ungkap Penyebab Beras Premium Langka karena Dikemas Jadi Fortifikasi
CNN Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 15.26
Bela Prabowo, Mentan Jelaskan Cara Mafia Merampok
Liputan6.com · 30 Juli 2026 pukul 12.45
Ulah Penggilingan Padi Nakal, Beras Harga Rp 8.000 Dijual Rp 17.000
Berita terkait
Amran Bongkar Modus Mafia Beras, Tipu-Tipu Barang Subsidi
CNBC Indonesia · 2 Agustus 2026 pukul 18.30
Mentan Ajak Pemuda Kawal Dugaan Mafia Beras, Klaim Rakyat Rugi Rp71 T
CNBC Indonesia · 2 Agustus 2026 pukul 13.15
Amran Akui Beras Premium Langka di Pasaran, Ini Penyebabnya
CNBC Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 12.55
Mentan Ngamuk! Penggilingan Beras Tipu Masyarakat, 36 Orang Tersangka
CNBC Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 17.49