Anak Bos Yayasan Daycare Little Aresha Buka Suara di Markas Polisi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Anak dari Ketua Yayasan Little Aresha membantah keterlibatannya dalam kasus dugaan kekerasan dan penelantaran anak di daycare tersebut. Polisi mengonfirmasi bahwa anak berinisial DK diperiksa sebagai saksi dan mengaku tidak terlibat dalam pengelolaan yayasan maupun operasional daycare. DK sendiri telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini sebelumnya.
Hingga saat ini, polisi telah menetapkan total 32 tersangka dalam kasus yang mulai mencuat pada akhir April 2026. Dari jumlah tersebut, 2 tersangka tidak ditahan karena kondisi khusus, yaitu satu sedang hamil dan satu lagi memiliki bayi berusia 4 bulan. Proses hukum terus berlanjut dengan 13 tersangka awal yang berkasnya telah dinyatakan lengkap atau P21 dan akan segera disidang.
Kejaksaan membagi berkas perkara menjadi tiga kelompok berdasarkan peran tersangka: ketua yayasan, kepala sekolah, dan 11 pengasuh. Masing-masing dijerat dengan pasal terkait perlindungan anak, pendidikan, dan undang-undang lainnya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 30 Juli 2026 pukul 20.15
Para Tersangka Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 11.29
Rajiv Minta Korban Kekerasan Anak di Cipongkor Dapat Pemulihan Psikologis
JPNN.com · 31 Juli 2026 pukul 08.20
Kasus Daycare Little Aresha Dipisah Jadi 5 Berkas Perkara
Berita terkait
Sesal Ibu Korban Daycare Aresha: Saya Seperti Mengantar Anak ke Neraka
CNN Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 21.03
Sidang Pengasuh Daycare Aresha: Beri Nasi Sisa, Tenggelamkan Anak
CNN Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 16.36
Bawa Spanduk, Massa Ortu Korban Hadiri Sidang Perdana Kasus Daycare Jogja
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 12.27
Siswa SMP di Bekasi Dibully, Ortu: Pembuluh Darah Mata Anak Saya Pecah
kumparan · 26 September 2026 pukul 17.09