Sidang Pengasuh Daycare Aresha: Beri Nasi Sisa, Tenggelamkan Anak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sidang perdana dugaan kekerasan dan penelantaran anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta mengungkap pola pengasuhan tak manusiawi oleh 11 pengasuh. Anak dikikat/badan menggunakan kain saat tidur, diberi makan tanpa pakaian, dan digambar foto untuk memberi kenyamanan pada orang tua. Pengasuh melakukan ini secara bergantian dengan aturan yang ditetapkan pendiri DK. Ruang kelas sempit (2x3-4x6 meter) dengan 15-35 anak, bertentangan dengan klaim kapasitas 7 anak per ruang. Makanan tidak cukup, kadang menggunakan sisa nasi kembang menjadi bubur, tidak ada penanganan khusus bagi anak sakit atau rewel. Pengasuh tidak dilatari khusus untuk anak berkebutuhan khusus. Saksi mantan pengasuh Dian Novitasari melaporkan penyalahgunaan kekerasan termasuk memukul, mengikat, dan menenggelamkan kepala anak di bak mandi. Hasil visum menunjukkan bekas luka, trauma, dan gangguan perilaku pada korban.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 12.27
Bawa Spanduk, Massa Ortu Korban Hadiri Sidang Perdana Kasus Daycare Jogja
Berita terkait
Anak Bos Yayasan Daycare Little Aresha Buka Suara di Markas Polisi
CNN Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 00.00
Para Tersangka Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha
JPNN.com · 30 Juli 2026 pukul 20.15
Maestro Seni Rupa Nasirun Meninggal Dunia
Liputan6.com · 1 Agustus 2026 pukul 11.44
Ketua Yayasan Aresha Didakwa Pakai Izin Tak Sesuai untuk Daycare Anak
CNN Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 18.56