Anak Krakatau Berubah Bentuk, Ahli Ingatkan Bahaya Lontaran Vulkanik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Anak Krakatau mengalami perubahan bentuk signifikan pasca erupsi 2018. Citra terbaru menunjukkan bagian utama gunung yang semula 340 meter kini runtuh dan membentuk teluk kecil. Dua pertiga ketinggian Anak Krakatau, setara 150-170 juta meter kubik, diperkirakan meluncur ke laut. Badan Geologi Kementerian ESDM menilai kondisi morfologi tidak berpotensi mengalami keruntuan skala tsunami. Pemantauan terus dilakukan secara intensif.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 5 September 2026 pukul 09.27
Kepala Badan Geologi: Dentuman Jabar Diduga Berkaitan Anak Krakatau
kumparan · 6 September 2026 pukul 15.14
Badan Geologi Ungkap Bahaya Erupsi Anak Krakatau: Material Pijar-Gas Vulkanik
Liputan6.com · 6 September 2026 pukul 11.22
Erupsi Anak Krakatau, Kapal Dilarang Mendekat Radius 3 Km di Selat Sunda
Warta Ekonomi · 6 September 2026 pukul 11.20
Anak Krakatau Erupsi, BMKG: Potensi Tsunami Belum Terdeteksi
Berita terkait
Jawaban Badan Geologi soal Potensi Tsunami Erupsi Berulang Anak Krakatau
Detik.com · 6 September 2026 pukul 11.09
Fakta-fakta Erupsi Gunung Anak Krakatau: Tak Berpotensi Tsunami
kumparan · 6 September 2026 pukul 08.00
Krakatau Meletus, Peneliti BRIN Ingatkan Petaka Besar Tahun 1883
CNBC Indonesia · 6 September 2026 pukul 06.15
Update Kondisi Kubah Lava Anak Krakatau Pascatsunami 2018-Erupsi Terus
CNBC Indonesia · 5 September 2026 pukul 15.15