Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Arab Saudi klaim serangan di Irak sebagai bentuk pembelaan diri

Arab Saudi mengumumkan serangan militer terhadap target kelompok yang didukung Iran di Irak, yang dilakukan bersama Komando Pusat Militer Amerika Serikat (CENTCOM). Kementerian Luar Negeri Arab Saudi menyatakan operasi ini merupakan bentuk pembelaan diri berdasarkan Pasal 51 Piagam PBB, sebagai respons terhadap serangan sebelumnya yang menargetkan fasilitas minyak kerajaan dari wilayah Irak.

Kementerian menuduh kelompok-kelompok tersebut menerapkan pendekatan tidak bertanggung jawab dan eskalatif meskipun Arab Saudi telah berupaya meredakan ketegangan. Kerajaan menegaskan tidak menginginkan eskalasi lebih lanjut, namun memperingatkan akan mengambil tindakan militer lanjutan jika serangan terhadap wilayahnya terus berlanjut.

Sebelumnya, Kementerian Pertahanan Arab Saudi mengonfirmasi bahwa serangan gabungan dengan AS bersifat presisi dan terarah terhadap infrastruktur kelompok di Irak. Dikutip dari sumber berita, serangan udara gabungan AS-Arab Saudi itu menewaskan 20 tentara Irak. Arab Saudi menilai kelompok-kelompok yang didukung Iran telah melanggar hukum internasional dan mengabaikan prinsip persaudaraan sesama negara Islam.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait