AS Ancam Sanksi Berat Negara yang Berdagang dengan Iran, China Masuk Daftar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

AS mengancam sanksi berat terhadap negara yang terus berdagang dengan Iran. Kebijakan 'Operation Economic Outcast' menargetkan entitas yang memfasilitasi transaksi minyak Iran menjadi uang untuk represi. Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyatakan tidak ada yang tidak terjangkau sanksi, dengan tenggat waktu untuk menghentikan hubungan ekonomi sebelum sanksi diberlakukan. China masuk daftar sebagai mitra dagang terbesar Iran, yang membeli 80% minyak Iran tahun lalu. China menolak tekanan ekonomi dan menyerukan solusi melalui diplomasi. Iran siap memberi tindakan balasan melalui darat, laut, udara, atau siber terhadap negara yang terlibat isolasi ekonomi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 17.24
Terancam Sanksi AS Terkait Iran, China Buka Suara
Warta Ekonomi · 23 Agustus 2026 pukul 13.00
Iran Ancam Negara yang Ikut Perang Ekonomi AS: Akan Kami Anggap Musuh
VOI · 25 Agustus 2026 pukul 11.09
Lima Sektor Ini Jadi Target Sanksi Ekonomi AS ke Iran
kumparan · 25 Agustus 2026 pukul 09.40
AS Perluas Sanksi Ekonomi untuk Iran, Teheran Ancam Balas Dendam
Berita terkait
Harga Minyak Mentah Dunia Menguat Tipis Usai AS Perketat Sanksi atas Iran
JawaPos · 25 Agustus 2026 pukul 09.01
Di Ambang Krisis, Iran Terancam Naikkan Harga BBM hingga Rp11.000 per Liter
SINDOnews · 25 Agustus 2026 pukul 08.08
Iran Sebut Sanksi Berulang AS Gagal
Media Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 18.54
Peluru Iran Mulai Diarahkan ke Para Sekutu AS, Siapa Bakal Kena?
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 16.20