Asiana Technologies Dorong Pemerintah Naikkan Rasio EBT Industri
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Asiana Technologies, yang dipimpin CEO dan inventor Poltak Sitinjak, mendorong pemerintah untuk meningkatkan rasio penggunaan energi baru terbarukan (EBT) di sektor industri, khususnya pada penggunaan Refuse Derived Fuel (RDF) yang dihasilkan dari pengolahan sampah. Saat ini, penggunaan RDF masih terbatas pada tiga pabrik semen, yaitu Indocement, Solusi Bangun Indonesia (SBI), dan Semen Indonesia Group. Poltak mengusulkan agar industri yang bergantung pada batubara mulai beralih ke campuran energi terbarukan hingga 40 persen, yang diharapkan akan meningkatkan permintaan pasar terhadap bahan bakar olahan sampah secara nasional. Selain sektor semen, Asiana Technologies juga menargetkan industri pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) sebagai calon pengguna potensial RDF di masa depan. Kebijakan peningkatan rasio EBT ini dianggap penting untuk mendukung transisi energi dan mengurangi ketergantungan pada batubara di sektor industri Indonesia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 14.09
Waka MPR Dorong Pengembangan EBT Bermanfaat bagi Industri & Tenaga Kerja
Liputan6.com · 13 Agustus 2026 pukul 10.53
Sampah Diolah Jadi Bahan Bakar, Langkah Baru Kurangi Limbah
SINDOnews · 12 Agustus 2026 pukul 19.58
Pertamina NRE dan METI Dorong Penguatan Ekosistem Energi Terbarukan di Sulut
Liputan6.com · 12 Agustus 2026 pukul 19.00
Ternyata Panas Bumi Pasok 24% Kebutuhan Listrik Sulawesi Utara
Berita terkait
EV Transisi Energi Menuju Green Mining di Kalsel
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 22.30
Anggaran Subsidi Listrik 2027 Naik, Tarif Non-Subsidi Ada Penyesuaian
CNBC Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 17.00
International Battery Summit 2026 Mendorong Percepatan Transisi Energi
JPNN.com · 15 Agustus 2026 pukul 00.47
Inovasi Waste-to-Fuel, Ubah Sampah Jadi Energi Alternatif Pendamping Batu Bara
JPNN.com · 12 Agustus 2026 pukul 10.51