Bahas Pemilu Digital, Wamendagri Bima Arya Sampaikan Risiko-Manfaat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wamendagri Bima Arya Sugiarto menyampaikan risiko dan manfaat transformasi digital dalam penyelenggaraan pemilu. Dalam Konferensi Demokrasi Digital di Jakarta, ia menekankan bahwa e-voting tidak boleh hanya dilihat sebagai upaya mengurangi beban kerja petugas. Sistem e-voting yang telah diuji coba dalam Pilkades menunjukkan manfaat seperti penghitungan cepat, akurat, dan pengurangan human error serta kebutuhan logistik. Namun, Bima Arya menyadari risiko baru seperti cyber attack, authentication failure, insider threat, dan foreign interference. Ia menekankan pentingnya kolaborasi dan co-creation antar-pemangku kepentingan untuk menyusun peta jalan demokrasi digital yang aman dan terjangkau menuju Pemilu 2029.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 1 September 2026 pukul 11.35
Bima Arya Wanti-Wanti soal e-Voting: Jangan Sampai Tukar Risiko Lama dengan Baru
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 10.30
Pengamat: Jangan Tangkap Budi Arie, Itu Bukan Makar
SINDOnews · 31 Agustus 2026 pukul 12.38
Kemendagri Dorong Sistem Politik Inklusif bagi Generasi Muda
Berita terkait
Pengamat: Wacana Penerapan E-Voting Harus Dikaji dengan Matang
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 17.17
Pastikan Bansos Tepat Sasaran, Kemendagri Mutakhirkan Data IKD
JawaPos · 30 Agustus 2026 pukul 08.30
Peneliti: Jokowi Tidak Ada Penyesalan, Minimal Mengakui Gibran Tak Kompeten
Warta Ekonomi · 29 Agustus 2026 pukul 13.30
Ketum Projo Budi Arie Ogah Tarik Ucapannya Soal Kemungkinan Prabowo Jatuh Sebelum 2029
Warta Ekonomi · 28 Agustus 2026 pukul 18.56