Belum Merata, Komisi VIII DPR Minta BNPB Audit Rantai Distribusi Bantuan Gempa NTT
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Anggota Komisi VIII DPR Mahdalena meminta BNPB segera melakukan audit rantai distribusi bantuan pasca gempa bumi magnitudo 7,7 di NTT pada 15 Agustus. Beberapa pengungsi di desa Riung dan pengungsian terpusat mengaku belum menerima bantuan pangan maupun obat-obatan meski truk pengangkut harian melewati wilayah mereka. Audit diperlukan untuk memetakan daerah yang sudah maupun belum mendapatkan bantuan, memastikan distribusi tepat sasaran, serta mengidentifikasi korban yang tidak terdata. Mahdalena menekankan pentingnya menjangkau kelompok rentan seperti anak-anak, perempuan, penyandang disabilitas, lanjut usia, ibu hamil, dan menyusui. Dengan audit, pemerintah dapat segera mengalihkan atau menambah pasokan bantuan ke wilayah yang belum terlayani.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 23 Agustus 2026 pukul 08.54
Warga masih mengungsi pascagempa di NTT
CNBC Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 22.00
Korban Gempa NTT Dapat Bantuan Rumah hingga Rp30 Juta, Ini Skemanya
CNBC Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 19.00
Update Gempa NTT: 87 Orang Meninggal dan 150 Ribu Warga Mengungsi
SINDOnews · 22 Agustus 2026 pukul 17.18
Update Korban Gempa NTT: 87 Orang Meninggal Dunia, 1.298 Luka-luka
Berita terkait
BNPB: Hunian sementara penyintas gempa NTT dibangun bertahap
ANTARA News · 29 September 2026 pukul 11.35
2.029 Huntara Mulai Tampung Warga Korban Gempa Manggarai Timur NTT
CNN Indonesia · 19 September 2026 pukul 20.35
94 Pengungsi Gempa NTT Meninggal di Pengungsian
CNN Indonesia · 17 September 2026 pukul 17.17
550 Paket Selimut dan Alas Tidur Disalurkan untuk Pengungsi Gempa NTT
Media Indonesia · 11 September 2026 pukul 18.36