BGN Pastikan Dapur MBG Tetap Cuan dengan Skema Insentif SPPG Rp2.000 per Porsi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Gizi Nasional (BGN) mengubah skema insentif Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dari Rp6 juta per hari menjadi Rp2.000 per porsi Makan Bergizi Gratis (MBG). Kepala BGN, Sudaryono, menegaskan bahwa perubahan ini bertujuan untuk efisiensi anggaran namun tetap menjamin mitra SPPG tidak mengalami kerugian.
Keuntungan mitra kini bergantung pada volume produksi harian dan keberlangsungan program jangka panjang. Meskipun margin keuntungan per porsi tidak besar, operasional yang rutin setiap hari memastikan stabilitas pendapatan bagi pengelola dapur MBG.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 5 Oktober 2026 pukul 15.45
BGN Mulai Uji Coba MBG Prasmanan di 60 Titik Dapur, Disajikan Hangat di Kelas
CNBC Indonesia · 5 Oktober 2026 pukul 15.27
Bukan Rp 6 Juta Lagi, Dapur MBG Cuma Dapat Insentif Rp 2.000 per Porsi
JawaPos · 5 Oktober 2026 pukul 12.58
BGN Ingin Tinggalkan Budaya ‘Trust in Person’, Ingin Bangun Sistem Seperti Perusahaan Bank
Detik.com · 5 Oktober 2026 pukul 10.13
BGN Ancam Putus Kerja Sama Yayasan yang Minta Setoran Rp 2.000/Porsi ke Mitra
Berita terkait
Sudaryono Pastikan Tak Ada Lagi Pengadaan BGN yang Mengada-Ada
Liputan6.com · 4 September 2026 pukul 14.28
Segini Realisasi Anggaran MBG Tahun Ini dan Total untuk 2027
kumparan · 29 Agustus 2026 pukul 09.32
Bos Badan Gizi Nasional Sambangi Purbaya Mau Bahas Anggaran MBG
Liputan6.com · 28 Agustus 2026 pukul 13.15
BGN Beres Telaah Putusan MK soal Anggaran MBG, Ini Hasilnya
CNN Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 11.27