BGN Ingin Tinggalkan Budaya ‘Trust in Person’, Ingin Bangun Sistem Seperti Perusahaan Bank
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Gizi Nasional (BGN) ingin mengubah budaya kerja dari 'trust in person' ke 'trust in system' agar operasional lembaga tidak bergantung pada individu. Kepala BGN Sudaryono menyampaikan hal ini dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi IX DPR RI. Perubahan ini termasuk mekanisme pencairan dana untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang saat ini melibatkan maker (yayasan/mitra) dan approver (kepala dapur SPPG).
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 4 Oktober 2026 pukul 04.40
Sudaryono Temukan Yayasan Dapat Setoran Bermodalkan 'Duduk Manis' untuk Tiap Ompreng MBG
CNBC Indonesia · 4 Oktober 2026 pukul 18.45
BGN Ungkap Modus Pungli Menyasar Dapur MBG
Warta Ekonomi · 4 Oktober 2026 pukul 05.40
Sudaryono Izinkan Dapur Mitra Ganti Yayasan Demi Optimalkan MBG
kumparan · 3 Oktober 2026 pukul 16.31
Kepala BGN Sebut Ada Yayasan yang Minta Setoran ke SPPG per Ompreng
Berita terkait
Bos BGN Sudaryono Copot 137 Kepala Dapur MBG, Ini Penjelasannya
CNBC Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 09.50
Sudaryono Akui Pembenahan Tata Kelola MBG Pekerjaan yang Merepotkan
JawaPos · 25 September 2026 pukul 17.15
1.999 Dapur SPPG Ditutup Sementara, Sikap Tegas Kepala BGN Diapresiasi
Warta Ekonomi · 14 September 2026 pukul 11.49
Mahfud MD Sebut Sudaryono Gagal Pimpin BGN karena Kasus Keracunan Jauh Lebih Banyak
JawaPos · 13 September 2026 pukul 10.02