BGN Ancam Putus Kerja Sama Yayasan yang Minta Setoran Rp 2.000/Porsi ke Mitra
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Gizi Nasional (BGN) mengancam akan memutus kerja sama dengan yayasan yang terbukti meminta setoran tidak wajar kepada mitra program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kepala BGN, Sudaryono, mengungkapkan adanya laporan mengenai potongan sebesar Rp 1.500 hingga Rp 2.000 per porsi yang diminta oleh yayasan tanpa memberikan kontribusi nyata dalam penyelenggaraan program.
Praktik pungutan ini dinilai merugikan mitra yang telah mengeluarkan modal untuk pembangunan dapur dan berisiko menurunkan kualitas menu makanan bagi penerima manfaat. Sebagai solusi, BGN menyiapkan mekanisme baru melalui pembaruan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara BGN, mitra, dan dapur SPPG untuk menghapus potongan tidak penting serta memperbaiki tata kelola program agar lebih optimal.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 5 Oktober 2026 pukul 12.58
BGN Ingin Tinggalkan Budaya ‘Trust in Person’, Ingin Bangun Sistem Seperti Perusahaan Bank
CNBC Indonesia · 4 Oktober 2026 pukul 18.45
BGN Ungkap Modus Pungli Menyasar Dapur MBG
JawaPos · 5 Oktober 2026 pukul 15.45
BGN Mulai Uji Coba MBG Prasmanan di 60 Titik Dapur, Disajikan Hangat di Kelas
JPNN.com · 5 Oktober 2026 pukul 13.02
Kasus Korupsi BGN, Pakar Minta Kejagung Jangan Cuma Berhenti di Pelaksana Teknis
Berita terkait
TNI Hormati Proses Hukum Kolonel Budi Utomo dalam Kasus Korupsi Anggaran MBG
JawaPos · 30 September 2026 pukul 18.52
Kejagung Tetapkan Kolonel TNI Aktif Budi Utomo Tersangka Baru Kasus Korupsi Program MBG di BGN
Warta Ekonomi · 30 September 2026 pukul 01.04
1.999 Dapur SPPG Ditutup Sementara, Sikap Tegas Kepala BGN Diapresiasi
Warta Ekonomi · 14 September 2026 pukul 11.49
OC Kaligis Soroti Kejanggalan SPDP Lodewyk Pusung dalam Kasus Makan Bergizi Gratis
Media Indonesia · 14 September 2026 pukul 10.02