BGN Tutup 1.300 SPPG dalam Tiga Minggu, Sudaryono Ancam Copot Petugas yang Tak Patuh
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menutup sekitar 1.300 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam tiga minggu pertamanya menjabat. Penutupan dilakukan bertahap, yakni sekitar 800 unit pada periode awal dan 500 unit berikutnya. SPPG yang ditutup merupakan dapur yang tidak memenuhi standar keamanan dan pelayanan serta tidak mampu diperbaiki.
Sudaryono menegaskan penutupan dilakukan tanpa memandang pemilik atau pengelola SPPG. Ia memprioritaskan keselamatan dan kesehatan penerima manfaat, terutama anak-anak, sebagai alasan utama kebijakan tersebut. Dari sekitar 27 ribu unit dapur yang tercatat, sebagian besar masih beroperasi dengan baik.
Selain menutup unit, Sudaryono juga mengancam akan mencopot atau memecat petugas berstatus ASN PPPK yang tidak mampu memenuhi standar yang ditetapkan BGN. Evaluasi berkelanjutan akan terus dilakukan terhadap unit-unit yang belum memenuhi standar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 18 Agustus 2026 pukul 04.50
Mas Dar Sampai Mengancam Pecat PPPK yang Bekerja Ala Kadarnya
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 21.11
BGN Evaluasi Dapur MBG di Karo, Bakal Tiru Test Chemical SPPG Polri
CNN Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 18.35
Sudaryono: Tak Peduli SPPG Punya Siapa, Tak Sesuai Standar Saya Tutup
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 17.01
BGN Tutup Permanen 1.300 Dapur SPPG Bermasalah
Berita terkait
Sudaryono Bakal Wajibkan SPPG Tempel Label Batas Waktu Konsumsi MBG
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 11.45
Sudaryono Ancam Pecat Kepala SPPG Imbas Kejadian Keracunan di Sumut
JawaPos · 17 Agustus 2026 pukul 08.30
Kepala BGN Ancam Pecat Kepala SPPG yang Lalai: Kalau Enggak Mampu, Mundur Aja
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 04.43
BGN cabut status suspend tujuh dapur SPPG di Papua Barat
ANTARA News · 15 Agustus 2026 pukul 16.14