BGN Tutup Permanen Dapur MBG yang Bikin Ratusan Siswa di Karo Keracunan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Gizi Nasional (BGN) menutup permanen empat dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) karena melanggar aturan keamanan pangan. Keempat SPPG ditutup: Karo Berastagi (2.997 siswa), Blora Tunjungan Sukorejo 2 (2.614 siswa), Bantul Jetis Patalan 2 (2.281 siswa), dan Jayapura Depapre Waiya (2.220 siswa). Penutupan berdasarkan SK Kepala BGN setelah rekomendasi Tauwas karena tidak memperbaiki sistem keamanan pangan secara fundamental. Deputi Tauwas BGN, Ketut Sumedana, menyatakan 10.112 penerima manfaat akan dialihkan ke SPPG terdekat yang memiliki SLHS dan kapasitas memadai. Pemberhentian permanen ditetapkan apabila SPPG mengalami insiden keamanan pangan lebih dari satu kali atau tidak mampu membuktikan perbaikan sistem.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 13.20
MBG Watch dan P2G Tolak Guru Mengawasi MBG: 'Tidak Ada Kewajiban di UU Guru Mengendus Ompreng'
JPNN.com · 21 September 2026 pukul 19.59
Prof. Eko: Perkuat Tata Kelola MBG dari Kapasitas Dapur hingga Pengendalian Suhu
Berita terkait
Polda Metro Ungkap Dugaan Impor Ilegal 49 Ton Kacang Tanah dari India
kumparan · 16 September 2026 pukul 15.47
Ketegasan BGN Benahi Tata Kelola Makan Bergizi Gratis Tuai Apresiasi
Media Indonesia · 14 September 2026 pukul 09.48
Seporsi Gizi dan Upaya Mempertahankan Kemerdekaan
CNN Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 14.21
MBG dan Asa Anak Indonesia
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 14.46