Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

BGN Ubah Strategi MBG, Daerah dengan Stunting Tinggi Kini Jadi Prioritas

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengumumkan perubahan strategi program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan memprioritaskan daerah yang memiliki angka stunting tinggi. Keputusan ini berdasarkan pemetaan dari Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024 yang mengidentifikasi 92 kabupaten/kota kategori sangat tinggi, 220 kabupaten/kota kategori tinggi, 182 kategori sedang, dan 20 kabupaten/kota kategori terendah prevalensi stunting.

Pemetaan tersebut menjadi dasar penentuan lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG. BGN akan memeriksa apakah di daerah dengan angka stunting tinggi sudah tersedia dapur MBG, lalu segera mengaktivasinya. Daerah yang sudah menjalankan program dengan baik tetap dipertahankan sambil dilakukan perbaikan di wilayah lain.

BGN juga mulai mengintegrasikan data penerima manfaat berbasis NIK melalui sinkronisasi dengan Kementerian Kesehatan untuk memantau kondisi balita, anak sekolah, dan ibu hamil beserta status stuntingnya. Sudaryono menegaskan perbaikan juga difokuskan ke wilayah Indonesia Timur, termasuk Papua, NTT, dan Maluku.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait