BI Pastikan Uang Digital Tidak Akan Menggantikan Uang Kartal
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Deputi Gubernur BI Ricky Perdana Gozali menyatakan uang digital tidak menggantikan uang kartal, melainkan keduanya melengkapi sebagai alat pembayaran yang sah. Digitalisasi dan penggunaan rupiah fisik akan berkembang bersamaan untuk memberi pilihan transaksi. Volume transaksi digital mencapai 5,50 miliar transaksi (28,69% yoy) pada Juli 2026, dengan QRIS tumbuh 82,42% yoy. BI-FAST mencatat 546 juta transaksi (31,62% yoy) dengan nilai Rp1,355 triliun. Kampanye 'Cinta, Bangga, Paham Rupiah' menitikberatkan pemahaman masyarakat tentang rupiah sebagai simbol kedaulatan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 19 Agustus 2026 pukul 22.11
BI pastikan uang digital tidak gantikan uang kartal
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 22.23
BI Tegaskan Uang Digital tidak Gantikan Uang Kartal, Keduanya Saling Melengkapi
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 17.45
BI: Uang Beredar M2 Juli 2026 Tumbuh 8,3 Persen Capai Rp10.371,1 Triliun
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 17.10
Jumlah Uang Beredar di Indonesia Capai Rp 10.371,1 T Per Juli 2026
Berita terkait
Perluas Akses Pembiayaan, Bank Indonesia Dorong Digitalisasi Pembayaran UMKM lewat QRIS
VOI · 22 Agustus 2026 pukul 10.15
Kesiapan Rupiah memasuki era digital currency
ANTARA News · 3 Oktober 2026 pukul 12.00
BI Siapkan Insentif Likuiditas Dorong KPR dan Sektor Perumahan
Liputan6.com · 2 Oktober 2026 pukul 17.30
Bos BI-Menteri Ara Bahas Dukungan Program Perumahan, Ini Hasilnya
CNBC Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 12.57