BI pastikan uang digital tidak gantikan uang kartal
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Deputi Gubernur BI Ricky Perdana Gozali menyatakan uang digital tidak menggantikan uang kartal, melainkan keduanya pelengkap sebagai alat pembayaran yang sah. Digitalisasi dan penggunaan rupiah fisik akan berkembang bersamaan untuk memberi pilihan transaksi. Volume transaksi digital mencapai 5,5 miliar transaksi (28,69% yoy) pada Juli 2026, dengan QRIS tumbuh 82,42% yoy. BI melanjutkan kampanye 'Cinta, Bangga, Paham Rupiah' untuk meningkatkan pemahaman masyarakat. Uang kartal edukasi tumbuh 15,10% yoy menjadi Rp1,314 triliun.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 20 Agustus 2026 pukul 06.03
BI Pastikan Uang Digital Tidak Akan Menggantikan Uang Kartal
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 22.23
BI Tegaskan Uang Digital tidak Gantikan Uang Kartal, Keduanya Saling Melengkapi
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 13.19
Kartu Kredit Indonesia Meluncur, Bakal Bisa Dipakai di Berbagai EDC
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 10.49
7 Kriteria Memilih Payment Gateway yang Tepat untuk Menunjang Kelancaran Bisnis
Berita terkait
Kesiapan Rupiah memasuki era digital currency
ANTARA News · 3 Oktober 2026 pukul 12.00
Pengguna QRIS di Jogja Tembus 1,20 Juta, Tumbuh 23,59 Persen
JPNN.com · 30 September 2026 pukul 20.05
Tembus Rp 8,05 Triliun, Transaksi QRIS Antarnegara Terhubung dengan 6 Negara
JawaPos · 27 September 2026 pukul 16.15
Ternyata Ini Alasan BI Tetap Edarkan Uang Rupiah Bertanda Tangan Purbaya dan Perry Warjiyo
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 11.05