BI Buka Peluang Semua PJP Jadi Penerbit Kartu Kredit Indonesia, Asal..
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bank Indonesia (BI) membuka peluang bagi seluruh penyelenggara jasa pembayaran (PJP) untuk menjadi penerbit Kartu Kredit Indonesia (KKI) segmen ritel. Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendriani menyatakan syaratnya adalah status PJP dan memenuhi kriteria penerbit. KKI dikembangkan BI bersama Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) dan didukung industri keuangan, bertujuan meningkatkan layanan pembayaran tertunda di Indonesia. KKI bersifat interoperable, dapat digunakan di mesin EDC yang menerima berbagai kartu termasuk QRIS.
Pada implementasi awal, tujuh bank ditunjuk sebagai issuer KKI, yaitu BCA, Bank Mandiri, BNI, BRI, CIMB Niaga, Permata Bank, dan Bank Mega. Satu PJP next mover, BSI, ditunjuk untuk menerbitkan KKI syariah. Pengembangan KKI dilakukan dalam tiga tahapan: pertama kartu digital sebagai sumber dana transaksi QRIS, kedua untuk transaksi online, dan ketiga penerbitan kartu fisik.
KKI digital memungkinkan pengguna memilih sumber dana seperti kartu kredit, tabungan, atau uang elektronik saat melakukan pembayaran dengan scanning QRIS. Dengan demikian, BI berupaya memperluas akses layanan pembayaran kredit yang aman dan terstandarisasi di Indonesia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 19 Agustus 2026 pukul 21.23
BI sebut sejumlah PJP lain mulai daftar jadi penerbit KKI segmen ritel
ANTARA News · 19 Agustus 2026 pukul 21.17
BCA siap mengimplementasikan Kartu Kredit Indonesia (KKI) segmen ritel
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 20.06
BI Perluas KKI Segmen Ritel, jadi Alternatif Pembayaran Tertunda
VOI · 19 Agustus 2026 pukul 18.20
BI Catat Transaksi QRIS Tumbuh 82,42 Persen pada Juli 2026
Berita terkait
Beda KKI dan Kartu Kredit Visa-MasterCard Cs, Ini Penjelasan BI
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 11.00
Berapa Plafon Kartu Kredit Indonesia? Ini Jawabannya
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 09.00
BI Sebut Kartu Kredit Indonesia Bisa Jadi Sumber Dana QRIS
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 16.14
BI Catat Transaksi Digital Juli Tumbuh 28,69 Persen, QRIS Melesat
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 16.01