Jakarta · Jumat, 2 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Bongkar Pasang Menteri Era Prabowo, Apa Efeknya ke Ekonomi RI?

Presiden Prabowo Subianto melakukan reshuffle Kabinet Merah Putih untuk kesekian kalinya, dengan 7 kali bongkar pasang menteri dalam dua tahun. Ekonom Senior Didik J Rachbini menyatakan sektor industri mengalami penurunan signifikan, dengan pertumbuhan turun dari 5,48% (KKM II-2025) menjadi 4,5% (KKM II-2026). Tidak ada kebijakan khusus dalam UU APBN 2027 untuk mendorong industri, sehingga target pertumbuhan ekonomi 6-7% tergerak. RPJMN 2025-2029 menargetkan kontribusi manufaktur 21,9% pada 2029, namun tidak ada kebijakan implementasi yang terlihat. PMI Manufaktur sering di bawah 50, menandakan krisis industri. Didik menilai APBN 2026 (Rp4.106,3 triliun) dominan untuk operasional dan utang, bukan investasi. Harapan pertumbuhan 7-8% tidak realistis tanpa perubahan kebijakan drastis.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait