Bos Freeport Beberkan Alasan Pengajuan Perpanjangan IUPK Setelah 2041
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Freeport Indonesia telah mengajukan perpanjangan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) setelah 2041 kepada Kementerian ESDM. Pengajuan ini merupakan tindak lanjut nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani dengan pemerintah pada Februari 2026 di Washington DC. Presiden Direktur PTFI Tony Wenas menjelaskan perpanjangan diperlukan untuk menjaga kepastian operasional, memaksimalkan cadangan mineral di distrik Grasberg, mempertahankan 30 ribu lapangan kerja, serta melanjutkan program pengembangan masyarakat.
Tony menegaskan bahwa jika tambang berhenti pada 2041, semua pihak akan dirugikan, termasuk pemerintah yang kehilangan pemasukan. Saat ini PTFI menargetkan setoran ke negara Rp 47 triliun hingga akhir 2026. Dengan perpanjangan, kontribusi diperkirakan mencapai US$ 6 miliar atau sekitar Rp 90 triliun per tahun berdasarkan harga komoditas saat ini. Perpanjangan juga berkaitan dengan pengembangan proyek tambang bawah tanah Kucing Liar senilai Rp 72 triliun, yang tidak akan optimal jika operasi terhenti saat produksi mencapai puncak.
Sebagai bagian dari kesepakatan, pemerintah Indonesia akan mendapat tambahan saham divestasi sebesar 12% mulai 2042 tanpa mekanisme jual beli komersial, melainkan melalui skema penggantian biaya operasional secara proporsional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 03.30
Indonesia Disebut Rugi Jika Freeport Berhenti, Pemerintah Diharap Perpanjang IUPK Selama Usia Tambang
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 17.30
Bos Freeport Ungkap Dampak Buruk Jika Tambang di Papua Setop 2041
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 02.30
Pemerintahan Prabowo Bisa Dapat Rp120 Triliun per Tahun Jika Freeport Indonesia Beroperasi Penuh
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 18.50
Freeport Lepas 12% Saham ke RI Setelah 2041 Tanpa Biaya
Berita terkait
Bos Freeport Harap Dapat Kepastian Perpanjangan IUPK Lebih Cepat
Liputan6.com · 8 Agustus 2026 pukul 10.29
Freeport Mundurkan Produksi Tambang Kucing Liar ke 2029
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 19.00
Freeport Kembangkan Tambang Baru, Investasinya Bisa Capai Rp72 Triliun
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 18.35
Freeport Setor Rp 75 Triliun ke RI Sepanjang 2025
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 14.00