Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Freeport Mundurkan Produksi Tambang Kucing Liar ke 2029

PT Freeport Indonesia (PTFI) menunda produksi tambang bawah tanah Kucing Liar di Grasberg, Papua Tengah, dari 2028 menjadi 2029. Presiden Direktur Tony Wenas mengonfirmasi pengunduran ini saat ditemui di Jakarta, Jumat (7/8/2026). Penundaan disebabkan insiden luncuran material basah di tambang Grasberg Block Cave (GBC) yang mengganggu jadwal pengembangan. Kucing Liar dijadwalkan menjadi tambang bawah tanah keempat PTFI, dan saat ini masih dalam tahap pengembangan akses tambang.

Di sisi lain, PTFI telah mengajukan perpanjangan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) untuk operasi Grasberg yang berakhir 2041. Pengajuan diajukan Juni 2026 sebagai tindak lanjut MoU Februari 2026 antara pemerintah Indonesia dan Freeport-McMoRan (FCX). Tony menekankan kepastian izin diperlukan lebih awal karena pengembangan tambang bawah tanah butuh 15 tahun lebih, agar tidak terjadi penurunan produksi (depletion) menjelang berakhirnya izin 2041. Berdasarkan MoU, FCX mempertahankan kepemilikan 48,76% hingga 2041 dan sekitar 37% mulai 2042.

Terkait pemulihan GBC, PTFI telah menyelesaikan remediasi dan restorasi pasca insiden luapan lumpur September 2025. Blok Produksi 2 dan 3 memasuki tahap peningkatan kapasitas awal sejak akhir Maret 2026. Laporan kuartal II-2026 FCX mencatat kemajuan stabil dan peningkatan sistem penanganan material berjalan sesuai jadwal.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait