RI Kalah Jauh dari Singapura soal Asuransi, Ini Buktinya!
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketua Dewan Komisioner LPS Anggito Abimanyu melaporkan tingkat penetrasi asuransi di Indonesia hanya mencapai 1,30% dari PDB per 2025, jauh di bawah negara-negara ASEAN lainnya. Singapura unggul dengan 7,60%, diikuti Thailand 5,10%, Malaysia 3,70%, dan Filipina 2,00%. Data ini dirangkum dari laporan World Bank dan Allianz Global Insurance Report.
Rendahnya penetrasi asuransi di Indonesia dikaitkan dengan rendahnya literasi dan inklusi masyarakat. Anggito menyampaikan bahwa literasi asuransi hanya 42,8% dan inklusi hanya 29,55%, jauh lebih rendah dibandingkan sektor perbankan. Hal ini menunjukkan masyarakat belum menempatkan asuransi sebagai prioritas perlindungan dasar.
LPS menilai perlu percepatan program penjaminan polis (PPP) asuransi untuk memulihkan kepercayaan publik. Program ini diharapkan menjadi instrumen utama untuk meningkatkan keyakinan masyarakat terhadap produk asuransi di Indonesia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 10 September 2026 pukul 14.51
LPS: Masyarakat belum sepenuhnya tempatkan asuransi sebagai prioritas
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 14.17
Kalah dari Singapura hingga Filipina, Penetrasi Asuransi RI Tertinggal di ASEAN
CNN Indonesia · 10 September 2026 pukul 15.30
LPS Beber Syarat Asuransi Bisa Ikut Penjaminan Polis
CNBC Indonesia · 10 September 2026 pukul 15.25
LPS Bakal Jamin Asuransi, Besar Iuran 0,1% dari Ekuitas
Berita terkait
SNLIK 2026: 87,53% Pemilik Asuransi Non-BPJS Tak Tahu Polisnya Dijamin
CNN Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 22.20
Bos LPS Sebut Masyarakat Masih Mengira BI Jamin Tabungan: Literasi Diperkuat
SINDOnews · 10 Agustus 2026 pukul 22.19
LPS Kebut Kesiapkan Program Penjaminan Polis, Progres Capai 49%
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 14.45
LPS Usul Batas Penjaminan Polis Asuransi Maksimal Rp500 Juta
CNN Indonesia · 10 September 2026 pukul 14.40