LPS: Masyarakat belum sepenuhnya tempatkan asuransi sebagai prioritas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Anggito Abimanyu menyatakan bahwa masyarakat Indonesia belum sepenuhnya menempatkan asuransi sebagai prioritas perlindungan dasar. Berdasarkan survei literasi dan inklusi keuangan, tingkat literasi asuransi mencapai 42,8 persen dan inklusi sebesar 29,55 persen, jauh lebih rendah dibandingkan sektor perbankan. Hal ini menunjukkan minimnya kepercayaan publik terhadap produk asuransi.
Untuk memulihkan kepercayaan, LPS menjadikan Program Penjaminan Polis (PPP) sebagai instrumen utama, yang menjadi mandat dalam Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK). PPP bertujuan melindungi pemegang polis, meningkatkan kepercayaan pada industri asuransi, dan mendukung stabilitas sistem keuangan. LPS telah menyusun peta jalan persiapan PPP periode 2023-2026 dan berencana mengakselerasi aktivasi program ini dengan skenario mulai Juli 2027.
Meskipun demikian, industri asuransi menghadapi tantangan struktural seperti penetrasi asuransi di bawah 2 persen dari PDB dan biaya klaim yang terus meningkat. Pada triwulan II-2026, aset asuransi umum tumbuh 5,1 persen menjadi Rp270,4 triliun, meski penerimaan premi bruto mengalami penurunan 2,5 persen. LPS sedang menyiapkan fondasi organisasi, sistem TI, dan kerangka regulasi untuk mendukung implementasi PPP bersama Kementerian Keuangan dan OJK.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 10 September 2026 pukul 12.13
RI Kalah Jauh dari Singapura soal Asuransi, Ini Buktinya!
kumparan · 10 September 2026 pukul 16.22
LPS: Penetrasi Asuransi RI Masih Jadi Salah Satu yang Terendah di ASEAN
Liputan6.com · 10 September 2026 pukul 16.15
RI Tertinggal Jauh soal Asuransi Dibanding Negara ASEAN, Ini Buktinya
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 16.00
Polis di Atas Rp500 Juta Tak Langsung Diganti LPS, Ini Mekanismenya
Berita terkait
LPS Targetkan Program Penjaminan Asuransi Aktif 2027
Liputan6.com · 5 September 2026 pukul 21.15
SNLIK 2026: 87,53% Pemilik Asuransi Non-BPJS Tak Tahu Polisnya Dijamin
CNN Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 22.20
Bos LPS Sebut Masyarakat Masih Mengira BI Jamin Tabungan: Literasi Diperkuat
SINDOnews · 10 Agustus 2026 pukul 22.19
Usulan Penjaminan Polis Rp500 Juta Masih Dikaji LPS
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 15.52