Breaking: Timteng Panas Lagi, AS-Houthi Serang Kapal-Kapal
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketegangan di Timur Tengah meningkat setelah kelompok Houthi Yaman menyerang kapal Saudi yang membawa peralatan militer di Selat Bab el-Mandeb, menewaskan empat awak kapal Mesir. Sementara itu, militer AS melumpuhkan sebuah kapal kargo Panama dengan rudal karena melanggar blokade laut di dekat pelabuhan Iran. Insiden ini menambah risiko konflik di jalur pelayaran vital bagi perdagangan energi dunia.
Di sisi lain, pejabat senior Iran Mohsen Rezaei menyatakan Selat Hormuz tidak akan dibuka selama AS tidak memenuhi tuntutan Teheran, termasuk pencairan aset yang dibekukan dan penghentian perang di kawasan. Presiden AS Donald Trump menanggapi dengan menyebut Iran negosiator licik dan meminta kompensasi untuk korban perang. Kekhawatiran pasar terhadap pasokan energi mendorong kenaikan harga minyak, dengan Brent naik 1,4% menjadi US$88,91 per barel dan minyak AS menguat 1,3% menjadi US$83,20 per barel. Selat Hormuz, yang sebelum perang menjadi rute bagi sekitar seperlima arus minyak dan gas alam cair dunia, kini menjadi fokus kritis dalam konflik yang telah menelan ribuan korban jiwa.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 13 Agustus 2026 pukul 12.44
Ketidakpastian Geopolitik Timteng Bikin Rupiah Sulit Bangkit
Liputan6.com · 13 Agustus 2026 pukul 07.45
Timur Tengah Memanas, Harga Minyak Dunia Bertahan Dekat US$ 89 per Barel
CNN Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 10.28
Harga Minyak Dunia Naik ke US$89, Pasar Ragukan Kesepakatan AS-Iran
SINDOnews · 11 Agustus 2026 pukul 10.28
Eks Jenderal Israel Ledek Arab Saudi: Hanya Macan Kertas, Punya Senjata Canggih tapi...
Berita terkait
Minyak Dunia Koreksi, tapi Pasokan Global Terancam Defisit
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 11.14
Harga Minyak Hari Ini Melambung Tersengat Rencana Iran Soal Selat Hormuz
Liputan6.com · 7 Agustus 2026 pukul 07.34
Trump Ingin Caplok Selat Hormuz sebagai Wilayah Amerika Serikat
VOI · 15 Agustus 2026 pukul 11.01
Harga Minyak Dunia Menguat Usai AS Ancam Isolasi Ekonomi Iran
Liputan6.com · 15 Agustus 2026 pukul 08.30