Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Breaking: Timteng Panas Lagi, AS-Houthi Serang Kapal-Kapal

Ketegangan di Timur Tengah meningkat setelah kelompok Houthi Yaman menyerang kapal Saudi yang membawa peralatan militer di Selat Bab el-Mandeb, menewaskan empat awak kapal Mesir. Sementara itu, militer AS melumpuhkan sebuah kapal kargo Panama dengan rudal karena melanggar blokade laut di dekat pelabuhan Iran. Insiden ini menambah risiko konflik di jalur pelayaran vital bagi perdagangan energi dunia.

Di sisi lain, pejabat senior Iran Mohsen Rezaei menyatakan Selat Hormuz tidak akan dibuka selama AS tidak memenuhi tuntutan Teheran, termasuk pencairan aset yang dibekukan dan penghentian perang di kawasan. Presiden AS Donald Trump menanggapi dengan menyebut Iran negosiator licik dan meminta kompensasi untuk korban perang. Kekhawatiran pasar terhadap pasokan energi mendorong kenaikan harga minyak, dengan Brent naik 1,4% menjadi US$88,91 per barel dan minyak AS menguat 1,3% menjadi US$83,20 per barel. Selat Hormuz, yang sebelum perang menjadi rute bagi sekitar seperlima arus minyak dan gas alam cair dunia, kini menjadi fokus kritis dalam konflik yang telah menelan ribuan korban jiwa.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait