Timur Tengah Memanas, Harga Minyak Dunia Bertahan Dekat US$ 89 per Barel
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322691/original/098145300_1786577494-AP26218279369637.jpg)
Harga minyak dunia bergerak tipis pada perdagangan Rabu setelah serangan mematikan terhadap kapal di Laut Merah dan Teluk Oman meningkatkan kekhawatiran keamanan jalur pelayaran global. Minyak mentah Brent naik 7 sen menjadi US$ 88,98 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) menguat 7 sen menjadi US$ 83,27 per barel.
Kekhawatiran pasar dipicu serangan kelompok Houthi yang didukung Iran terhadap kapal kargo di Selat Bab el-Mandeb pada Selasa (11/8/2026), yang menewaskan enam orang. Insiden ini menjadi laporan korban jiwa pertama akibat serangan terhadap pelayaran di Laut Merah dalam lebih dari satu tahun. Beberapa jam kemudian, militer Amerika Serikat menembakkan rudal ke kapal kontainer yang diduga mencoba menembus blokade pelabuhan Iran di Teluk Oman. Rangkaian insiden tersebut menunjukkan dampak perang yang hampir enam bulan terhadap dua jalur pelayaran utama dunia, meski upaya diplomatik membuka kembali Selat Hormuz mulai menunjukkan perkembangan positif.
Ekonom Senior Interactive Brokers José Torres menyatakan kekhawatiran pasokan minyak dari Timur Tengah masih menjadi perhatian utama pasar. Pakistan menyampaikan optimisme bahwa AS dan Iran dapat mencapai kesepakatan terkait Selat Hormuz, namun pasar masih menunggu perkembangan konkret. Selama ketegangan di Timur Tengah berlangsung dan belum ada kepastian pembukaan penuh Selat Hormuz, harga minyak diperkirakan tetap sensitif terhadap perkembangan geopolitik yang berpotensi mengganggu pasokan energi global.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 14 Agustus 2026 pukul 08.52
Selat Hormuz Belum Temui Titik Terang, Harga Minyak Catat Lonjakan 40% Tahun Ini
JPNN.com · 13 Agustus 2026 pukul 12.44
Ketidakpastian Geopolitik Timteng Bikin Rupiah Sulit Bangkit
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 10.15
Harga Minyak Dunia Kembali Bergeliat, Brent Dekati US$88 per Barel
SINDOnews · 14 Agustus 2026 pukul 16.27
Iran Setujui Rencana Aksi Strategis untuk Selat Hormuz, Larang Semua Kapal Musuh Melintas
Berita terkait
Harga Minyak Naik ke US$80, Pasar Khawatir Gangguan Pasokan
CNBC Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 09.25
Harga Minyak Dunia Mengalir ke US$89,03 Berkat Ketegangan Pasar Reda
CNN Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 10.23
Harga Minyak Turun di Bawah US$90, Ini Penyebabnya
CNBC Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 11.10
Eritrea Intip Peluang di Laut Merah sebagai Alternatif Selat Hormuz
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 08.35