Jakarta · Kamis, 20 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Mas Bahlil Sebut Harga Minyak Dunia Sulit Ditebak: Saya Umpamakan Seperti...

Menteri ESDM Bahlil Lahardia menggambarkan volatilitas harga minyak dunia yang sulit diprediksi, menggambarkannya seperti penyakit malaria yang bisa naik turun drastis dalam waktu singkat. Ketidakstabilan ini dipengaruhi oleh isu geopolitik di Selat Hormuz dan berbagai kesepakatan internasional. Bahlil menekankan betapa pentingnya kemerdekaan energi nasional mengingat ketergantungan global terhadap sektor energi.

Sebagai respons, pemerintah Indonesia mempercepat transisi energi melalui Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2035. Dalam rencana tersebut, energi baru terbarukan ditargetkan mendominasi 70-75 persen bauran energi nasional, mencakup gas, surya, panas bumi, dan energi angin.

Target nyata pun diumumkan terkait pengembangan energi surya. Pemerintah berencana membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan total kapasitas 100 gigawatt, dengan fase pertama sebesar 30 gigawatt akan dimulai tahun ini. Langkah ini bertujuan mengurangi ketergantungan Indonesia pada fluktuasi harga energi global.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait