Jakarta · Jumat, 4 September 2026Cari
WargaKonoha

Desil DTSEN Mendadak Naik-Turun? Kemensos Ungkap Penyebabnya

Kementerian Sosial (Kemensos) mengungkapkan penyebab lonjakan dan penurunan desil pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang signifikan. Menurut Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul), perubahan tersebut terutama disebabkan oleh masuknya sekitar 12 juta data baru dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) yang belum melalui proses verifikasi dan validasi secara menyeluruh. Data ini masih dalam proses diverifikasi dan divalidasi, sehingga menyebabkan fluktuasi posisi desil.

Gus Ipul menjelaskan bahwa perubahan desil tidak otomatis menyebabkan seseorang kehilangan hak atas bantuan sosial. Penyaluran bansos tetap mengacu pada proses penetapan penerima yang dilakukan menjelang periode penyaluran. Untang Ahli Kemensos, Andy Kurniawan, menambahkan bahwa desil bukanlah ukuran langsung tingkat kemiskinan atau kekayaan seseorang, melainkan sistem pemeringkatan kesejahteraan berdasarkan 10 kelompok. Posisi desil dapat berubah meski kondisi ekonomi tidak berubah, terutama ketika ada perubahan dalam data masyarakat lain.

Untuk memperbaiki hasil pemeringkatan yang dinilai belum stabil, Badan Pusat Statistik (BPS) telah menerbitkan DTSEN Volume 3.1. Kemensos juga mengimbau masyarakat yang merasa datanya belum sesuai untuk melakukan pemutakhiran melalui pemerintah desa atau kelurahan, pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), pemerintah daerah, atau melalui aplikasi Cek Bansos dan kanal pengaduan resmi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait