Kemensos Dalami 1,4 Juta Penerima Bansos yang Terindikasi Main Judol
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Sosial (Kemensos) mengumpulkan data dari PPATK tentang lebih dari 1,4 juta penerima bansos yang terindikasi terlibat judi online. Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyatakan proses verifikasi sedang dilakukan untuk memastikan apakah aktivitas judol dilakukan oleh penerima manfaat atau anggota keluarganya seperti suami, istri, atau anak. Sebagian penerima telah melakukan klarifikasi dan berjanji tidak melakukan judol lagi. Kemensos juga menelusuri data 1.900 pegawai Kemensos yang terindikasi judol, dengan sanksi yang akan ditentukan sesuai ketentuan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan penyaluran bansos lebih tepat sasaran.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 4 September 2026 pukul 09.00
Penerima Bansos Terindikasi Judi Online Tak Langsung Dicoret, Beri Kesempatan Klarifikasi
kumparan · 4 September 2026 pukul 09.30
Penerima Bansos Terindikasi Judol, Gus Ipul: Akan Diberi Kesempatan Klarifikasi
VOI · 3 September 2026 pukul 12.15
12.800 KPM Bansos di Serang Terindikasi Judol, 400 Ajukan Sanggahan
CNBC Indonesia · 3 September 2026 pukul 10.35
Lansia Tak Punya HP Terindikasi Judol, Mensos Duga KTP Disalagunakan
Berita terkait
1,49 Juta Penerima Bansos Bermain Judol, Lebih dari 1 Juta Masih Anak-anak
SINDOnews · 19 Agustus 2026 pukul 09.11
Lansia Terindikasi Judol Tak Dapat Bansos, Ini Respons Gus Ipul
Liputan6.com · 2 September 2026 pukul 23.40
Lansia Tak Punya HP Terindikasi Judol, Kemensos Turun Tangan Cek Data
Detik.com · 2 September 2026 pukul 20.37
Gus Ipul: Kemensos Dalami Data Lansia di Pekalongan Terdampak Indikasi Judol
kumparan · 2 September 2026 pukul 20.30