Dilema Pengadaan KRL: Mau Impor Terbentur Aturan, Produksi Dalam Negeri Belum Cukup
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Perhubungan menghadapi dilema dalam pemenuhan armada Kereta Rel Listrik (KRL). Saat ini terdapat kekurangan sekitar 25 trainset, dengan kebutuhan total 105 trainset sementara armada yang tersedia hanya 80 trainset.
Kendala utama terletak pada aturan impor KRL bekas dan kapasitas produksi dalam negeri yang belum mencukupi. Menhub Dudy Purwagandhi menyatakan bahwa solusi pengadaan belum bisa diputuskan antara impor atau produksi lokal.
Sebagai langkah tindak lanjut, pemerintah akan mengoordinasikan pertemuan antara Kemenhub, Kemendag, Kemenperin, PT KAI, PT INKA, dan Danantara untuk merumuskan skema pemenuhan kebutuhan armada tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 3 Oktober 2026 pukul 12.15
Menhub Cari Jalan Tengah untuk Impor Bekas Demi Penuhi Kebutuhan KRL
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 18.56
Impor KRL Bekas Jepang, KCI Pakai Anggaran Sendiri
JawaPos · 4 Oktober 2026 pukul 17.16
DKI Wacanakan TransJakarta Jalur Udara, Menhub Beri Dukungan
Warta Ekonomi · 4 Oktober 2026 pukul 14.27
Maskapai Terbebani Harga Avtur, Tiket Pesawat Bakal Naik hingga Nataru?
Berita terkait
INKA Belum Sanggup, KAI Bisa Ambil Pilihan Impor KRL dari Jepang
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 14.39
KAI Mau Impor KRL Bekas Jepang, Kemenperin Sebut Belum Ada Aturan
Detik.com · 30 September 2026 pukul 16.44
Desakan Anker: Pintu Impor KRL Bekas Jepang Kembali Dibuka
Liputan6.com · 29 September 2026 pukul 10.59
Desakan Angker: Pintu Impor KRL Bekas Jepang Kembali Dibuka
Liputan6.com · 29 September 2026 pukul 08.41