Diminta Membayar, Trump Malah Tuntut Kompensasi Balik dari Iran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden AS Donald Trump menuntut kompensasi balik dari Iran atas korban jiwa akibat konflik di Timur Tengah. Tuntutan ini bertepas dengan desakan Iran untuk membayar ganti rugi atas kerusakan selama perang gabungan AS-Israel pada 28 Februari 2026. Iran menyatakan pembayaran sebagai syarat utama untuk membuka kembali Selat Hormuz, menghentikan blokade, mencabut sanksi, dan melepaskan aset yang dibekukan. Trump menyatakan bahwa kompensasi ini termasuk dalam negosiasi mendatang, mengcover korban AS, warga Iran, serta dampak perang di Lebanon, Suriah, Yaman, dan Gaza. Ia juga menyebut kasus USS Cole yang menewaskan 17 pelaut AS pada 2000, di mana pengadilan AS pada 2015 memutuskan Iran turut bertanggung jawab meski Iran membantahnya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 11 Agustus 2026 pukul 09.39
Giliran Trump Minta Kompensasi Iran untuk Semua yang Telah Dibunuh
Detik.com · 11 Agustus 2026 pukul 03.52
Trump Tuntut Balik Kompensasi dari Iran Atas Kerugian Akibat Perang
JPNN.com · 10 Agustus 2026 pukul 09.42
Kurangi Upaya Negosiasi, Trump Pilih Tunggu Iran Bangkrut
Detik.com · 12 Agustus 2026 pukul 15.58
2 Opsi Trump untuk Iran: Membiarkan Ekonomi Terpuruk atau Menyerang
Berita terkait
Trump Klaim AS Pegang Kendali Penuh atas Selat Hormuz
SINDOnews · 12 Agustus 2026 pukul 09.44
Trump Yakin Bisa Segera Berdamai dengan Iran
Detik.com · 5 Agustus 2026 pukul 17.32
Trump Ultimatum Iran: Damai atau 'Penyerahan Total'
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 17.16
Trump Ultimatum Iran: Ini Kesempatan Terakhir Sebelum 'Pemenggalan'!
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 10.20