Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Giliran Trump Minta Kompensasi Iran untuk Semua yang Telah Dibunuh

Presiden Amerika Serikat Donald Trump meminta kompensasi dari Iran sebagai bagian dari negosiasi perdamaian yang sedang berlangsung. Dalam postingan di Truth Social-nya, Trump menyatakan bahwa Iran harus membayar ganti rugi atas kerusakan selama konflik militer lima bulan terakhir, serta atas pembunuhan dan luka yang ditimbulkan oleh serangan yang diduga didukung Iran selama beberapa dekade. Trump merujuk khusus pada pemboman Kapal Perang USS Cole pada tahun 2000, dan juga menuntut kompensasi untuk keluarga ratusan ribu demonstran yang diduga dibunuh oleh rezim Iran selama 50 tahun terakhir. Ia menyatakan telah menginstruksikan tim negosiasinya untuk memasukkan isu kompensasi ini secara tegas dalam semua perundingan mendatang.

Sebelumnya, Trump sempat mengancam akan menyerang Iran 'dengan sangat keras', kemungkinan melawan infrastruktur sipil, namun kemudian menarik kembali ancaman tersebut. Dalam wawancara sebelumnya, Trump menyatakan dirinya bersikap tenang dan siap menggunakan tekanan ekonomi sebagai ganti serangan militer. Media Axios melaporkan bahwa Trump tidak menyatakan kekecewaan atas penundaan kesepakatan pembukaan Selat Hormuz oleh Iran.

Di sisi lain, pemerintah Iran menuntut agar AS mengakhiri blokade pelabuhan Iran dan mencabut sanksi terhadap industri minyaknya, sekaligus meminta kompensasi atas kerusikan akibat serangan AS. Karena negosiasi terhenti, blokade Selat Hormuz yang dilakukan Iran telah menyebabkan kenaikan harga bahan bakar dan gangguan pada ekonomi global.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait