Jakarta · Sabtu, 22 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Doktrin Militer Iran Berubah, Dari Bertahan Jadi Menyerang

Iran mengubah doktrin militer dari defensif menjadi ofensif setelah konflik dengan Amerika Serikati Israel. Juru Bicara Angkatan Darat Iran Brigadir Jenderal Mohammad Akraminia menyatakan bahwa doktrin baru mencakup operasi pencegahan, respons segera, dan serangan besar terhadap agresi musuh. Perubahan ini terjadi setelah serangkaian pertukaran serangan antara kedua belah pihak. Pada Juni, Iran dan AS menandatangani nota kesepahaman untuk mengakhiri konflik yang dimulai Februari. Namun, pada Juli, Presiden AS Donald Trump menyatakan gencatan senjata tidak berlaku lagi, diikuti serangan AS terhadap Iran dan balasan Iran yang mencakup penutupan Selat Hormuz serta serangan terhadap pangkalan AS di Timur Tengah.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait