Donald Trump Dilaporkan Dukung Gagasan Akhiri Perang dengan Iran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump dilaporkan sedang mempertimbangkan untuk mengakhiri operasi militer AS di Iran. Menurut The Wall Street Journal, Trump mendukung gagasan menghentikan konflik dan yakin tekanan ekonomi dapat membuat Iran menghentikan program nuklirnya. Para penasihenya memperingatkan bahwa eskalasi konflik dapat mengancam elektabilitas Partai Republik dalam pemilu sela November 2026. Namun, Trump tidak mempertimbangkan faktor pemilu dalam pengambilan keputusan terkait perang. Menteri Pertahanan Pete Hegseth justru memperpanjang pengerahan personel militer AS di Timur Tengah, dengan spekulasi konflik berlanjut hingga tahun depan. Sekitar 50.000 personel militer dikerahkan, dengan unit pertahanan udara bertugas selama 12 bulan, jauh melebihi masa tugas standar 9 bulan. AS juga mengubah taktik dari sanksi ekonomi ke operasi militer, termasuk penerapan blokade pelabuhan Iran oleh 300 kapal perang.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 2 September 2026 pukul 23.02
Klaim AS Kendalikan Selat Hormuz, Trump Usul Diubah Jadi 'Selat Trump'
JPNN.com · 3 September 2026 pukul 17.47
Amerika Kembali Bombardir Iran, Donald Trump Sebut demi Timur Tengah
SINDOnews · 2 September 2026 pukul 21.01
Serangan Balasan Iran Tunjukkan Kesiapan Hadapi Eskalasi Perang
Detik.com · 4 September 2026 pukul 08.48
Murka, Trump Sebut Laporan Kekurangan Amunisi AS 'Pengkhianatan'
Berita terkait
Seruan Iran Agar AS Terima Kenyataan Kalah Perang
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 20.48
Iran Lakukan Balasan Serang Pangkalan AS di Kuwait
Media Indonesia · 3 September 2026 pukul 16.18
AS Siap Mundur dari Irak, Iran Bombardir Lewat Udara
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 22.26
Presiden Iran Beri Ultimatum Baru untuk AS di Hadapan Xi Jinping-Putin
CNBC Indonesia · 1 September 2026 pukul 21.10