Donald Trump Pertimbangkan Akhiri Operasi Militer AS di Iran, Ini Alasannya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump sedang mempertimbangkan mengakhiri operasi militer terhadap Iran berdasarkan rekomendasi penasihat seniornya. Trump berpendapat tekanan ekonomi masih efektif untuk memaksa Iran menghentikan program nuklir atau merusak pemerintah Iran dari dalam. Namun, pengeriah memperingatkan eskalasi konflik dapat merugikan Partai Republik di pemilu paruh waktu. Di sisi lain, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth memperpanjang pengerahan personel di Timur Tengah, menunjukkan konflik mungkin berlanjut hingga tahun depan. Pengerahan puluhan kapal perang dan 50.000 personel berdampak buruk pada kesiapan armada serta menimbulkan kelelahan prajurit, dengan beberapa unit bertugas lebih dari satu tahun tanpa kepastian penarikan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 4 September 2026 pukul 10.20
Netanyahu Klaim Rezim Iran di Ambang Tumbang: ‘Waktunya Sudah Dekat’
SINDOnews · 4 September 2026 pukul 10.01
Netanyahu: Saya Yakin Israel Bisa Gulingkan Rezim Iran!
Detik.com · 4 September 2026 pukul 08.48
Murka, Trump Sebut Laporan Kekurangan Amunisi AS 'Pengkhianatan'
Media Indonesia · 4 September 2026 pukul 08.39
Donald Trump Dilaporkan Dukung Gagasan Akhiri Perang dengan Iran
Berita terkait
Iran Bantah Rencana Bunuh Putra Bungsu Trump: Tipu Muslihat Netanyahu!
Detik.com · 29 Agustus 2026 pukul 16.24
Iran Tegaskan AS Wajib Membayar Ganti Rugi Penuh Dampak Sanksi Sepihak
VOI · 27 Agustus 2026 pukul 08.00
Trump: Negosiasi Iran Terhambat karena Banyak Pemimpinnya Tewas
VOI · 21 Agustus 2026 pukul 11.44
Donald Trump Umumkan “D-Day Ekonomi” Terhadap Iran: Sanksi Paling Menghancurkan dalam Sejarah
VOI · 20 Agustus 2026 pukul 14.00