Jakarta · Sabtu, 5 September 2026Cari
WargaKonoha

DPR Minta Pemerintah Perjelas Kabar 8 WNI Gabung Militer Asing

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta meminta pemerintah memperjelas kebenaran informasi mengenai delapan WNI yang diduga direkrut untuk bergabung dengan militer Rusia. Ia menekankan agar pemerintah tidak terburu-buru mengeluarkan kesimpulan hukum, tetapi terlebih dahulu memastikan fakta dasar seperti nama sebenarnya, status kebangsaan, lokasi, dan proses rekrutmen para WNI tersebut. Sukamta juga menyampaikan bahwa informasi yang beredar harus diverifikasi secara independen, terutama mengingat situasi perang Rusia dan Ukraina yang penuh dengan klaim yang saling bertentangan. Ia mengingatkan bahwa Indonesia perlu memiliki penilaian berdasarkan fakta yang dapat diverifikasi, bukan sekadar mengikuti narasi dari pihak yang terlibat konflik.

Sementara itu, berbagai klaim militer dan dampak konflik juga masih beredar. Ukraina mengklaim sekitar 1,42 juta personel Rusia menjadi korban sejak invasi 2022, sementara analis CSIS menilai korban Rusia jauh lebih banyak. Militer Rusia juga dilaporkan telah menerima jet tempur siluman Su-57 generasi kelima. Di sisi lain, Rusia mengklaim menguasai kota strategis Pokrovsk di Ukraina, namun pemerintah Ukraina menolak klaim tersebut. Gubernur daerah di Volgograd dan Astrakhan juga melaporkan adanya kebakaran di fasilitas minyak dan energi akibat serangan Ukraina.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait