Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Dugaan Keracunan MBG di Tulungagung, Dapur SPPG Pakisrejo Belum Kantongi SLHS

Dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Rejotangan, Tulungagung, masih diselidiki oleh Dinas Kesehatan. Sejumlah 103 penerima manfaat dilaporkan mengalami gejala mual, muntah, dan diare setelah mengonsumsi menu MBG pada akhir Juli 2026. Sebagian besar dilakukan perawatan di puskesmas, klinik, atau praktik dokter, sementara satu orang memerlukan rawat inap akibat kondisi yang lebih berat. Penyelidikan juga mencakup penilaian higiene dan sanitasi dapur SPPG Pakisrejo yang menjadi penyedia makanan program tersebut.

Dapuk SPPG Pakisrejo belum memiliki Surat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), sebuah dokumen wajib yang dikeluarkan setelah pemeriksaan inspeksi kesehatan lingkungan (IKL). Pemeriksaan tersebut mencakup kualitas air, kebersihan penjamah makanan, sistem pengolahan air limbah (IPAL), dan aspek sanitasi lainnya. Menurut Kabid P2P Dinkes Tulungagung, belum ada proses pemeriksaan karena dapur belum mengajukan penerbitan SLHS secara resmi.

Hasil pemantauan menunjukkan beberapa kekurangan, termasuk sistem penyimpanan bahan pangan, pengelolaan limbah makanan, dan fasilitas IPAL yang belum optimal. Sebalumnya, dapuk tersebut juga sempat menghentikan operasional sementara atas arahan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk melengkapi persyaratan sarana dan perbaiki alur operasional sebelum kembali berfungsi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait