Dugaan Pelanggaran Debt Collector Kredivo Berakhir Damai
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kasus dugaan pelanggaran oleh petugas penagihan Kredivo di Purworejo, Jawa Tengah, berakhir damai setelah mediasi kepolisian. Awalnya, seorang pria bernama RW meminta pendampingan polisi karena curiga istrinya, UH, bersama pria lain. Di sebuah kos-kosan, mereka menemukan UH bersama LSH, yang merupakan petugas penagihan pinjaman online. Polisi mengonfirmasi tidak ada unsur pidana, hanya masalah utang-piutang, dan kedua pihak menyelesaikan secara kekeluargaan dengan kesepakatan tertulis. Petugas penagih tidak akan melanjutkan penagihan.
Kredivo dan KrediFazz, penyedia produk pinjaman melalui aplikasi Kredivo, melakukan investigasi internal untuk memastikan penanganan serius dan adil. Petugas yang terlibat telah dinonaktifkan, dan evaluasi sedang berlangsung dengan mitra collection agency. Perusahaan juga memenuhi panggilan OJK pada 23 Juli untuk melaporkan kronologi dan rencana penguatan pengawasan.
Kedua perusahaan menegaskan komitmen kooperatif dengan OJK dan berusaha memastikan tata kelola yang baik. Kasus ini menyoroti pentingnya pengawasan dalam industri pinjaman online untuk mencegah pelanggaran serupa.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 27 Juli 2026 pukul 17.41
Kredivo Nonaktifkan Debt Collector Kasus Dugaan Pelecehan Konsumen
SINDOnews · 30 Juli 2026 pukul 12.04
Meski Telah Berdamai, Kredivo dan KrediFazz Lanjutkan Investigasi Hingga Tuntas
Berita terkait
Kredivo Nonaktifkan Debt Collector yang Diduga Lecehkan Konsumen
Detik.com · 27 Juli 2026 pukul 14.32
3 Cara Hitung Batas Aman Pinjaman Online Berdasarkan Gaji Bulanan
kumparan · 26 September 2026 pukul 09.00
OJK Batal Batasi Warga RI Pinjam Duit Maksimal 3 Pindar, Ini Alasannya
CNBC Indonesia · 14 September 2026 pukul 17.25
Pinjaman Online Warga RI Makin Banyak, Tembus Rp 105 Triliun
Detik.com · 8 September 2026 pukul 07.25