Eks Diplomat Iran: AS Terperangkap dalam Jebakan Selat Hormuz
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Mantan diplomat Iran, Abbas Khameyar, menyatakan Amerika Serikat gagal dalam ujian perang ekonomi dan militer melawan Iran. Ia menekankan Teheran tidak akan tunduk pada syarat AS, dan Selat Hormuz berfungsi sebagai kartu penangkal yang mengubah arus agresi Amerika. Khameyar menuding Washington melanggar komitmen sebelumnya, sekaligus menyatakan kewajiban hanya dapat dipenuhi melalui negosiasi dengan iktikad baik. Sementara itu, Senator Richard Blumenthal AS menuntut penjelasan mengenai kondisi kehidupan buruk di atas kapal USS Abraham Lincoln setelah penugasan selama 250 hari di laut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 14 Agustus 2026 pukul 09.00
AS Bisa Mempertahankan Blokade Laut Terhadap Pelabuhan Iran Tanpa Batas Waktu
VOI · 15 Agustus 2026 pukul 13.01
Ancaman Serangan Mengintai Kapal, Lalu Lintas di Selat Hormuz Hanya Belasan Persen
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 11.22
Iran Serukan AS Akui Kekalahan dalam Perang: Terimalah Kenyataan!
VOI · 15 Agustus 2026 pukul 11.01
Trump Ingin Caplok Selat Hormuz sebagai Wilayah Amerika Serikat
Berita terkait
Iran Beri Syarat ke AS Sebelum Buka Lagi Selat Hormuz, Apa Saja?
Detik.com · 9 Agustus 2026 pukul 04.23
Trump Tolak Proposal Akhiri Perang, Ini Respons Iran
SINDOnews · 27 September 2026 pukul 08.59
Ketua Parlemen Iran Tuding AS Cekik Teheran Demi Konsesi Ilegal
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 13.53
Tujuan Perang Tak Tercapai, Iran Tuding AS Sembunyikan Jumlah Tentara yang Tewas
SINDOnews · 30 September 2026 pukul 14.24