Fahd Arafiq Hatrick jadi Tersangka Korupsi, KPK Maksimalkan Pemidanaan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketua DPP Partai Golkar Fahd El Fouz alias Fahd Arafiq ditetapkan sebagai tersangka korupsi untuk ketiga kalinya oleh KPK. Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein menyatakan bahwa pemidanaan akan dimaksimalkan karena Fahd Arafiq merupakan residivis. Kasus sebelumnya meliputi dugaan korupsi pengalokasian anggaran PPID tahun 2011, pengadaan Al-Quran dan laboratorium komputer di Kementerian Agama, hingga kasus terbaru di lingkungan Kementerian ATR/BPN terkait pemberian HGB kepada PT Summarecon Agung.
Dalam operasi tangkap tangan (OTT) terbaru, KPK menyita uang tunai sebesar Rp106,3 miliar dan menetapkan delapan orang sebagai tersangka, termasuk pejabat Direktorat Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang Kementerian ATR/BPN. Fahd Arafiq diduga menerima imbalan sebesar Rp2 miliar dari Sontang Coin melalui Erwin untuk membuka blokir dan memproses pemecahan HGB tersebut.
KPK menyoroti bahwa praktik korupsi di BPN bukan lagi tindakan oknum individu, melainkan kejahatan sistemik yang melibatkan banyak pejabat strategis. Survei Penilaian Integritas (SPI) NTB juga mencatatkan skor rendah sebesar 64,93, dengan sektor anggaran dan pengadaan barang/jasa menjadi titik rawan utama.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 16 September 2026 pukul 04.00
Peran Fahd Arafiq di Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN, Keterlaluan
JawaPos · 15 September 2026 pukul 13.16
Jejak Kasus Fahd Arafiq, Hattrick Ditangkap KPK Atas Keterlibatan Korupsi
JawaPos · 15 September 2026 pukul 08.01
Selain Fahd Arafiq, KPK juga Tangkap eks Bupati Kebumen Arif Sugiyanto dalam OTT ATR/BPN
JPNN.com · 16 September 2026 pukul 08.48
KPK Buka Peran 4 Orang Kepercayaan Menteri Nusron, Jangan Kaget
Berita terkait
Daftar Tersangka Kasus HGB Summarecon, Ada 4 Orang Kepercayaan Nusron
CNN Indonesia · 16 September 2026 pukul 07.28
Fakta-fakta Kasus Suap HGB Summarecon dan Gratifikasi ATR/BPN
CNN Indonesia · 16 September 2026 pukul 06.57
Fahd Arafiq Hatrik, Pernah Mengorupsi Pengadaan Kitab Suci
JPNN.com · 16 September 2026 pukul 06.53
Pernyataan KPK soal Nusron Wahid
JPNN.com · 16 September 2026 pukul 06.31