Fakta-fakta Kasus Suap HGB Summarecon dan Gratifikasi ATR/BPN
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

KPK menetapkan delapan tersangka dalam kasus korupsi pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) di Kabupaten Bogor dan gratifikasi di lingkungan Kementerian ATR/BPN. Tersangka mencakup pejabat kementerian, pihak swasta, mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, serta Dirut PT Summarecon Agung Tbk Adrianto Pitojo Adi. Empat dari tersangka diduga merupakan orang kepercayaan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid.
Dalam operasi tangkap tangan (OTT), KPK menyita barang bukti uang tunai sekitar Rp106,3 miliar dalam berbagai mata uang. Secara khusus, Dirut Summarecon diduga memberikan suap Rp1,5 miliar melalui perantara untuk membuka blokir dan memecah HGB milik perusahaannya. Wamen ATR/BPN Ossy Dermawan menyatakan kementerian akan kooperatif terhadap proses hukum dan memastikan pelayanan publik tetap berjalan normal.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 16 September 2026 pukul 05.56
KPK: Bos Summarecon Setor Rp1,5 M ke Orang Kepercayaan Nusron Wahid
Detik.com · 16 September 2026 pukul 00.29
KPK Usut Peran Korporasi Summarecon di Kasus Suap Pejabat ATR/BPN
Detik.com · 15 September 2026 pukul 23.55
4 Orang Kepercayaannya Jadi Tersangka KPK, Kapan Menteri Nusron Diperiksa?
SINDOnews · 16 September 2026 pukul 07.38
KPK Buka Peluang Jerat Summarecon terkait Kasus HGB Kabupaten Bogor
Berita terkait
Daftar Tersangka Kasus HGB Summarecon, Ada 4 Orang Kepercayaan Nusron
CNN Indonesia · 16 September 2026 pukul 07.28
Konstruksi Kasus Suap HGB Summarecon dan Gratifikasi Pejabat ATR/BPN
CNN Indonesia · 16 September 2026 pukul 06.10
Pernyataan KPK soal Nusron Wahid
JPNN.com · 16 September 2026 pukul 06.31
KPK Dalami Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid di Kasus HGB Summarecon
CNN Indonesia · 16 September 2026 pukul 06.30