Gaji PPPK Dialihkan ke APBN Dinilai Bikin Ruang Fiskal Pemda Membaik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pengalihan gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dari APBD ke APBN dinilai memperluas ruang fiskal pemerintah daerah. Kebijakan ini mengurangi tekanan belanja pegawai di daerah, sehingga anggaran dapat dialihkan untuk belanja produktif seperti infrastruktur dasar, pendidikan, kesehatan, dan penguatan ekonomi lokal.
Alokasi APBN 2027 untuk pembiayaan PPPK mencapai Rp23 triliun. Berdasarkan simulasi biaya Rp70 juta hingga Rp84 juta per pegawai per tahun, anggaran tersebut diperkirakan mampu membiayai sekitar 270 ribu hingga 330 ribu PPPK. Langkah ini diharapkan meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mendukung aktivitas ekonomi daerah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 17 September 2026 pukul 21.00
Indef: Gaji PPPK Dialihkan ke APBN, Ruang Fiskal Daerah Lebih Longgar
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 18.28
Ruang Fiskal APBD Leluasa Jika Gaji PPPK dari APBN
ANTARA News · 17 September 2026 pukul 18.19
Indef: Gaji PPPK dialihkan ke APBN, ruang fiskal daerah bisa membesar
CNN Indonesia · 17 September 2026 pukul 20.40
DPR Minta Kaji Ulang Batas Defisit APBN 3%, Ini Kata Wamenkeu Juda
Berita terkait
Ekonom UGM: Ganti Menkeu, Belum Tentu Masalah Fiskal Terselesaikan
JPNN.com · 16 September 2026 pukul 20.45
Penunjukkan Menkeu Baru Suahasil Nazara Diharapkan Bisa Kuatkan Fiskal RI
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 08.40
Ekonom Beberkan PR Besar Suahasil: dari Fiskal hingga Daya Beli Warga
CNBC Indonesia · 14 September 2026 pukul 18.03
Strategi Purbaya Agar APBN Tetap Sehat di Tengah Kenaikan Harga Minyak Dunia
JPNN.com · 10 September 2026 pukul 07.26