Geger Dugaan Wabah Pes di Rusia, Ini Kata WHO
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa risiko kesehatan masyarakat di Rusia terkait dugaan wabah pes dianggap rendah. Hal ini menyusul kematian seorang teknisi laboratorium bernama Darya Shipilova (28) di pusat penelitian wabah pes di Irkutsk, Siberia. Shipilova dilaporkan meninggal akibat dugaan pes pneumonik, jenis penyakit pes yang sangat menular melalui saluran napas dan dapat menyebabkan kegagalan paru-paru jika tidak ditangani cepat. Untuk mengantisipasi penyebaran, sekitar 200 orang yang pernah kontak dengan Shipilova dikarantina. WHO menegaskan bahwa berdasarkan informasi awal, risiko untuk wilayah Irkutsk termasuk sedang hingga rendah, sementara untuk seluruh Federasi Rusia dan kawasan Eropa WHO dianggap rendah hingga sangat rendah. WHO juga menyatakan bahwa hasil tes tidak menunjukkan adanya patogen menular berbahaya pada orang-orang yang dicantumkan. Otoritas Rusia, termasuk Gubernur Irkutsk Igor Kobzev, membantah adanya wabah pes, dengan menyatakan bahwa penyebab kematian adalah pneumonia dengan etiologi tidak diketahui dan tidak ditemukan mikroorganisme terkait dalam sampel yang diuji. Presiden Amerika Serikat Donald Trump juga menyatakan bahwa pemerintahannya sedang memantau situasi dan siap memberikan bantuan jika diperlukan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 6 Oktober 2026 pukul 08.54
4 Fakta Eropa Siaga Hadapi Wabah Pes Pneumonik, Pertama Kali dalam 50 Tahun Terakhir
kumparan · 6 Oktober 2026 pukul 05.30
Trump Soroti Kematian Misterius Pekerja Lab di Siberia: Itu Penyakit Ganas
ANTARA News · 5 Oktober 2026 pukul 19.41
Kemenkes tingkatkan kesiapsiagaan respons insiden lab wabah di Russia
Warta Ekonomi · 5 Oktober 2026 pukul 15.16
Geger Dugaan Wabah Pes di Siberia: Laboratorium Ditutup, Ratusan Orang Dikarantina, Pejabat Rusia Diduga Tutupi Fakta
Berita terkait
Teka-teki Wabah Lepas di Lab Siberia Bikin Ratusan Orang Dikarantina
Detik.com · 5 Oktober 2026 pukul 22.07
Wabah dari Laboratorium Rusia Picu Efek Berantai, Ratusan Orang Dikarantina hingga Industri Waspada
Warta Ekonomi · 5 Oktober 2026 pukul 12.08
Wabah Misterius Lepas dari Lab di Rusia, 1 Orang Tewas dan Ratusan Dikarantina
Detik.com · 5 Oktober 2026 pukul 10.45
Virus Mematikan Menggila! 2 Ribu Orang Tewas-100 Kasus dalam 24 Jam
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 05.30