Golkar Soal Bupati Pemalang Kena OTT: Apa Mereka Tak Paham Bedakan Korupsi?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bupati Pemalang Anom Widiyantoro ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia, menyatakan keheranannya karena semakin banyak kepala daerah yang terjerat korupsi. Dia mempertanyakan apakah para pemimpin daerah sudah tidak memahami perbedaan antara tindakan korupsi dan yang tidak, serta menyiratkan kemungkinan adanya skenario untuk menjadikan penangkapan sebagai tontonan publik.
KPK mengamankan 20 orang terkait OTT ini, dengan 5 orang di Jakarta, 15 di Pemalang, dan 1 di Purworejo. Bupati Pemalang sedang menjalani pemeriksaan intensif di gedung Merah Putih KPK. Saat ini, status hukum para pihak yang ditangkap masih berupa terperiksa, dan KPK memiliki waktu 24 jam untuk menentukan status hukum selanjutnya. Golkar menegaskan komitmen mendukung pemberantasan korupsi tanpa tebang pilih, termasuk memproses kader atau bekas kandidat yang terbukti bersalah melalui mekanisme hukum yang berlaku.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 30 Juli 2026 pukul 20.20
KPK Semester I 2026: 12 OTT, Didominasi Kepala Daerah
Liputan6.com · 30 Juli 2026 pukul 20.06
Marak OTT KPK Kepala Daerah, Tito Karnavian Ungkap Arahan Prabowo
SINDOnews · 30 Juli 2026 pukul 09.50
Dijebloskan ke Penjara, Bupati Pemalang Anom: Kita Minta Maaf
CNBC Indonesia · 29 Juli 2026 pukul 18.25
Komentar Gubernur Jateng Usai Bupati Pemalang Terjaring OTT KPK
Berita terkait
Tiga Kali Terjerat Korupsi, Fahd El Fouz Bikin Golkar Kecewa dan Marah
JPNN.com · 16 September 2026 pukul 12.21
Golkar Soal Nusron Wahid: Kalau Tercela, Ya Itu Sudah Tidak Pantas Jabat Kepengurusan...
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 04.00
Golkar Akui Nusron Wahid Berubah usai Terseret Dugaan Korupsi HGB: Dulu Berani Nantang Mahasiswa
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 02.00
Terseret Dugaan Korupsi, Golkar Sudah Tak Restui Nusron Wahid Bertahan Jadi Menterinya Prabowo
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 00.00