Gubernur NTB Minta Hibah Uang Lewat Pokir DPRD Ditiadakan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal meminta agar hibah berupa uang melalui pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD ditiadakan. Ia mengusulkan agar hibah tersebut diganti dengan bentuk program. Permintaan ini disampaikan usai rapat koordinasi Pemantauan dan Evaluasi Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan Daerah bersama KPK di Mataram pada Kamis, 3 September 2026. Iqbal menyatakan bahwa sorotan terhadap Pokir termasuk larangan hibah uang menjadi catatan penting. Ia menilai perhatian KPK terhadap NTB sebagai momentum untuk memperkuat perbaikan tata kelola pemerintahan. Iqbal berharap tidak ada lagi operasi tangkap tangan (OTT) di NTB dan menegaskan bahwa birokrasi di NTB membutuhkan pembenahan total sejak awal.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 2 September 2026 pukul 21.37
KPK: Tata Kelola Pemerintahan di NTB Rentan Korupsi
Warta Ekonomi · 3 September 2026 pukul 06.42
BEI Minta Penjelasan soal Penggeledahan KPK, Ini Jawaban ADRO
Berita terkait
KPK Sebut Tata Kelola Pemda di NTB Rawan Korupsi, Ini Penjelasannya
JPNN.com · 3 September 2026 pukul 08.12
Komisi X DPR Desak Tata Kelola Penerimaan Maba Dievaluasi Buntut Kasus Unsoed
Detik.com · 1 September 2026 pukul 19.41
Kasus Korupsi Rektor Unsoed Jadi Alarm, Pengamat Dorong Audit Menyeluruh Tata Kelola PTN
VOI · 28 Agustus 2026 pukul 13.22
MTI: OTT Rektor Unsoed Momentum Perbaikan Tata Kelola dan Pembiayaan Perguruan Tinggi
SINDOnews · 21 Agustus 2026 pukul 19.47