Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Harga BBM Pertamax Cs Bisa Turun di Agustus? Ini Kata ESDM

Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengungkapkan bahwa harga BBM non-subsidi seperti Pertamax mengikuti pergerakan harga pasar internasional, sehingga kemungkinan penurunan di Agustus belum pasti. Kondisi pasar global masih tidak menentu akibat faktor geopolitik, dengan harga minyak justru menunjukkan tren kenaikan. Penetapan harga Pertamina didasarkan pada biaya pokok penyediaan ditambah margin keuntungan.

Data terkini menunjukkan harga Brent di US$87,86 per barel (turun 0,57%) dan WTI di US$81,97 (turun 0,77%). Koreksi harga ini memperpanjang penurunan dari level sebelumnya, dengan Brent kehilangan hampir 9% dalam dua hari terakhir. Tekanan harga terkait dengan harapan penyelesaian diplomatik antara AS dan Iran, yang dapat meredakan kekhawatiran gangguan pasokan dari Timur Tengah.

Meski demikian, risiko di kawasan tersebut masih ada, termasuk ancaman kelompok Houthi di Bab el-Mandeb dan kondisi tidak normal di Selat Hormuz. Kementerian ESDM akan terus memantau perkembangan harga minyak dunia dan mengevaluasi harga keekonomian BBM. Jika rata-rata harga pasar mengalami penurunan, Pertamina berpeluang menyesuaikan harga.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait