Houthi Rebut Satu Pulau, Arab Saudi Minta Tolong AS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kelompok Houthi berhasil mengambil alih Pulau Perim (Mayyun) di Selat Bab Al Mandab pada Jumat (11/9/2026) setelah pasukan pemerintah Yaman meninggalkan wilayah tersebut. Penguasaan pulau ini menjadi khawatirkan karena lokasinya di jalur pelayaran penting Laut Merah. Arab Saudi meminta bantuan militer kepada AS, termasuk melalui dua percakapan telepon antara Presiden Trump dengan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman pada Kamis (10/9/2026). Namun, Trump tidak menyetujui serangan langsung, melainkan menawarkan bantuan intelijen dan penentuan target. AS tetap berkomunikasi dengan Arab Saudi dan fokus pada kebebasan navigasi di Laut Merah serta memperkuat mitra regional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 12 September 2026 pukul 10.46
Tolak Serang Houthi, Trump Janjikan Dukungan Intelijen AS ke Arab Saudi
SINDOnews · 12 September 2026 pukul 10.31
Siapa Saja Aktor Utama yang Terlibat Perang Yaman?
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 21.08
Belum Kuasai Selat Hormuz, Trump Tolak Ajakan Arab Saudi Serang Houthi di Yaman
Media Indonesia · 11 September 2026 pukul 18.31
Arab Saudi Minta AS Serang Houthi, Ini Jawaban Washington
Berita terkait
Memanas, AS dan Arab Saudi Serang Irak, Asap Mengepul di Nineveh
SINDOnews · 29 Juli 2026 pukul 11.10
MBS Dua Kali Telepon Trump, Desak Serang Houthi di Yaman tapi Ditolak
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 16.52
Produksi Minyak Arab Saudi Anjlok ke Tingkat Terendah Sejak 1990
SINDOnews · 11 September 2026 pukul 16.32
Diminta Putra Mahkota Arab Saudi untuk Serang Houthi, Trump Menolak!
Detik.com · 11 September 2026 pukul 14.03