HSBC Prediksi Pasar Minyak Dunia tidak Seimbang hingga Pertengahan 2027
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pasar minyak global tidak akan seimbang hingga pertengahan 2027 akibat ketegangan geopolitik di Timur Tengah, khususnya di Selat Hormuz. HSBC memproyeksikan aliran minyak di jalur tersebut akan meningkat dari 6 juta barel/hari ke 9,5 juta barel/hari pada 2027, tetapi masih di bawah level pra-konflik (19-20 juta barel/hari). Harga Brent diproyeksikan naik ke US$90/bulan pada 2026. Konflik melibatkan AS, Iran, Israel, dan Arab Saudi menyebabkan serangan pada tanker dan infrastruktur, memperburuk ketidakpastian pasokan. Namun, harga minyak mengalami fluktuasi naik-turun tergantung perkembangan diplomasi dan serangan terkini.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 10 September 2026 pukul 08.21
Harga Minyak Tembus US$ 101 per Barel!
CNN Indonesia · 10 September 2026 pukul 10.06
Harga Minyak Bertahan di Atas US$100 Imbas Selat Hormuz Kian Mencekam
SINDOnews · 10 September 2026 pukul 07.54
Harga Minyak Dunia Tembus USD100 per Barel, Bisa Lampaui USD120 dalam Waktu Dekat
CNBC Indonesia · 10 September 2026 pukul 07.00
Perang Timteng Makin Membara, AS-Iran Saling Serang Membabi-buta
Berita terkait
AS-Iran Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melonjak Lagi
Media Indonesia · 7 September 2026 pukul 14.20
Eskalasi Menegangnya Relasi AS-Iran Picu Kenaikan Harga Minyak Global
JawaPos · 7 September 2026 pukul 09.00
Harga Minyak Dunia Hampir Sentuh US$ 100, Konflik AS-Iran Memanas
Liputan6.com · 3 September 2026 pukul 07.40
AS Gempur Iran, Harga Minyak Langsung Melejit
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 07.49