Indonesia Termasuk dari 40 Negara yang Dituding Bantu China Mengakali Tarif Trump
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto membantah tudingan AS yang menempatkan Indonesia dalam daftar jaringan pengalihan barang (transhipment) untuk menghindari tarif impor Trump. Laporan bertajuk 'The Great Transhipment Scam' yang menempatkan Indonesia di Tier 2 bersama Brasil, Malaysia, Thailand, Turki, dan Vietnam diduga disusun berdasarkan asumsi tanpa verifikasi fakta. Airlangga menegaskan Indonesia tidak terlibat praktik transhipment dan produk plastik ekspor ke AS tidak melalui jalur pengalihan barang. Kawasan industri di Batam dan Bekasi telah berdiri sejak 1990-an dengan mayoritas kepemilikan nasional, serta pasokan bahan baku didukung produsen lokal seperti Chandra Asri dan Lotte Chemical. Produk kemasan plastik Indonesia lebih ditujukan untuk pasar domestik dan ekspor ke negara tetangga, bukan AS.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 14.49
Airlangga Tepis AS soal RI Bantu China Hindari Tarif Lewat Transhipment
JPNN.com · 21 Agustus 2026 pukul 09.00
Airlangga Pasang Badan Soal Media AS Menuding Indonesia Lakukan Penipuan
kumparan · 20 Agustus 2026 pukul 14.33
Airlangga Buka Suara soal RI Dituduh Bantu China Hindari Tarif AS
Liputan6.com · 20 Agustus 2026 pukul 18.56
Airlangga Bantah Tudingan Praktik Transhipment Buat Kirim Barang China
Berita terkait
Indonesia Bantah Tuduhan Transshipment Scam dari AS, Airlangga: Hanya Berdasarkan Asumsi
VOI · 20 Agustus 2026 pukul 17.00
Indonesia Gelar Dialog Strategis Komprehensif Perdana dengan China
VOI · 20 Agustus 2026 pukul 13.35
Sindikat Pengantin Pesanan China Terbongkar, Dua Orang Jadi Tersangka
Liputan6.com · 19 Agustus 2026 pukul 12.07
AS Tuding Puluhan Negara Bantu China Menghindari Tarif Trump
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 15.21